Viewers.id- Polri adalah salah satu Lembaga dengan tingkat ketidakpercayaan masyarakat cukup tinggi selain DPR. entah kenapa Polri sulit mendapat hati masyarakat Indonesia, Polri selama ini di cap sebagai Lembaga korup. kinerjanya yang masih belum mampu mebuat Polri yang seharusnya menjadi ujung tombak penegakan Hukum di Indonesia.
Alasan utama masyarakat Indonesia benci lembaga ini sih Klasik, karna pernah di Tilang. Polisi sering di anggap sering mencari cari kesalahan pengendara. tapi sebenarnya kesalahan juga ada di Masyarakat tidak mungkin polri selalu menilang orang yang tidak salah. masyarakat Indonesia juga di masih sulit untuk mentaati aturan Lalu lintas contoh nya saja Paki helm. ya Kan?
Mantan Presiden RI ke 4 Gus Dur punya anekdot, "hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia. Ketiganya adalah patung polisi, polisi tidur, dan Hoegeng Iman Santosa". Ini semacam sindiran bahwa sulit mencari polisi jujur di negeri ini. Kalaupun ada, langka dicari.
Perekrtutan Anggota Yang Tidak Transparan
Sudah jadi Rahasia Umum untuk menjadi anggota Polisi anda harus punya uang pelicin untuk Lulus, mulai dari Bintara sampai Perwira. Perekrutan yang sudah di mulai tidak bersih ini lah alasan pertama kenapa sulit mencari polisi yang jujur. dengar dengar untuk menjadi seorang bintara si Calon harus mengeluarkan Uang 100 sampai 200 juta rupiah untuk menyogok bekingan nya. bahkan untuk Level Perwira atau Akkpol bisa di Atas 300 juta. bahkan pasaran untuk setiap daerah berbeda beda.
Tapi saya apresiasi karna kalau tidak salah tahun ini Polda Metro Jaya sudah menggunakan tes Komputer untuk merekrut calon siswa. semoga bisa di ikuti oleh Polda polda Lain nya.
Mudah Tergoda Terima Suap
Sebenarnya kalau urusan terima suap mah bukan Polisi saja tapi hampir semua lembaga pemerintah begitu mulai dari Eksekutif, Yudikatif dan Legislatif. semuanya begitu.
Seperti sudah menjadi budaya bagi bangsa ini untuk Korupsi. mungkin untuk polisi agak sedikit berbeda karna suap kepada Polisi bisa mulai dari kecil sampai milyaran.
Apabila Mencoba Menagkap Sesama Anggota Dia Akan Di Kriminalisasi
dia mencoba mengusut kasus Korupsi atasan nya di Polri kala menjadi penyidik KPK. yaitu jendral bintang 2 Irjen. Djoko Susilo. waktu itu novel mencoba mengungkap tindakan Korupsi pengadaan alat simulasi untuk pembuatan SIM. nah Novel Baswedan yang notabenya berpangkat Kompol di anggap sebagai biang keladi dari Terbongkar nya kasus korupsi ini. saat itulah Polri mencoba mencari cari kesalahan Novel di masa lalu. dan akhirnya ia di tersangka kan karna dulu pernah punya kasus semasa berdinas di Polres Bengkulu. Penangkapanya kala itu benar benar mengerikan puluhan anggota Polda Bengkulu mengepung KPK untuk mencari Novel Baswedan. sampai saat ini kalau tidak salah kasusnya masih berjalan.
Kasus lainya adalah Mantan Kabareskri Komjen. Susno Duaji, walau pernah terlibat perselisihan dengan KPK tapi tidakan Suso Kala itu patut di acungi jempol, ia mengungkap Skandal korupsi yang melibatkan Gayus tambunan. kasus ini juga menyeret Perwira Tinggi lain nya. sampai akhirnya Susno Duaji di cari juga kesalahan nya. kesalahan yang di tuduhkan waktu itu adalah menggelapkan Uang Pengamanan kampanye ketika dia masih menjabat sebagai kapolda Jabar.
Tak Berdaya Menghadapi Kekuatan Politik
Ini adalah alasan Utama kenapa Polisi sulit menegak kan Hukum khusu nya Korupsi. Polri seperti tidak berdaya menghadapi kekuatan Penguasa. kekuatan Hukum Seharusnya Lebih Tinggi Dari Kekuatan Politik, tapi kenyataan nya tidak demikian. contoh terbaru adalah Pencopotan Kabareskrim Komjen Budi Waseso. Memang Budi membuat kesalahan dengan Mengkriminalisasi pimpinan KPK, tapi harus kita akui apa yang di lakukan Budi setelah itu memang luar biasa.
Dia mencoba mengusut kasus Korupsi BUMN Pelindo 2. waktu itu Budi bersama Anggota nya mengacak ngacak kantor Pelindo 2, membuat pejabat pejabat di sana ketakutan, tapi apa daya kekuatan Hukum tidak berdaya menghadapi kekuatan Politik, Dirut Pelindo 2 yang di isukan dekat dengan RI2 meminta bantuan wapres Jusuf Kalla. karna ini lah Budi Waseso di copot dari Jabatanya sebagai kabareskrim karna di anggap membuat gaduh. saat ini budi menjabat sebagai kepala BNN.
sebenarnya banyak contoh di daerah daerah seperti kabupaten dan Provinsi. entah itu Kapolres atau kapolda tidak berdaya menghadapi keuatan keuatan elite di daerah tersebut
===================================
Itulah beberapa alasan kenapa Lembaga Polri selama ini sulit berbenah untuk lebih baik, tapi saya masih optimis lembaga ini bisa menjadi Lebih Baik lagi.




0 comments